Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran kredit ke sektor UMKM pada Provinsi Bali masih tumbuh positif 3,02% hingga April 2021 dengan nilai outstanding mencapai Rp44,30 triliun, dimana pada April 2020 lalu outstanding kredit UMKM hanya Rp43 triliun.
Kepala Kantor OJK Regional 8, Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto menyatakan, pencapaian tersebut merupakan angin segar pemulihan ekonomi nasional dari sektor UMKM.
“Sampai dengan posisi April 2021 kredit yang disalurkan kepada UMKM sebesar Rp44,30 triliun,” kata Giri dalam Webinar bertajuk Securities Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa 8 Juni 2021.
Tak hanya itu, rasio kredit bermasalah/kredit macet (Non-Performing Loan/NPL) perbankan di Bali juga terus menunjukkan tren perbaikan dengan berada diposisi 3,32%.
“Pada bidang perbankan di Provinsi bali outstanding kredi kepada UMKM selama pandemi justru menunjukkan peningkatan. Sementara itu, tren juga menunjukkan perbaikan,” tambah Giri.
Sementara itu, sampai dengan Mei 2021 jumlah restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak covid-19 telah mencapai Rp15,23 triliun yang terdiri dari 79.707 debitur. Pihaknya mengaku bakal terus mendorong program restrukturisasi kredit bagi pelaku UMKM hingga 2022 mendatang.
Sebagai informasi saja, OJK mencatat pertumbuhan kredit perbankan secara nasional hingga April 2021 masih terkontraksi -2,28% (yoy) meskipun tercatat lebih baik dibandingkan pertumbuhan kredit di Maret 2021 yang mencapai -3,77%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke kisaran 8.440–8.503, namun tetap perlu mewaspadai… Read More
Poin Penting Ridha Wirakusumah resmi menuntaskan masa jabatan sebagai CEO INA pada 15 Februari 2026,… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More