Categories: Keuangan

Meski Ada Biro Kredit, Multifinance Masih Perlu Surveyor

Jakarta–Kehadiran biro kredit swasta disambut baik oleh PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF). Direktur Keuangan Adira Finance, I Made Dewa Susila mengatakan, kehadiran biro kredit bisa menjadi sumber informasi bagi perusahaan multifinance. Meski dari segi efisiensi masih perlu dikaji lebih lanjut, pasalnya memakai jasa biro kredit juga memerlukan biaya. Di samping itu, perusahaan pembiayaan juga masih memerlukan tenaga surveyor untuk nasabah-nasabah tertentu.

“Belum pasti survey itu hilang, mungkin feeling saya ya, nasabah tertentu tidak perlu disurvei dengan biro kredit, yang lain masih perlu. Jadi tidak gebyah uyah,” kata Made di Jakarta, Selasa, 5 Januari 2015.

Made menambahkan, ketersediaan data nasabah dari biro kredit belum tentu menghilangkan kebutuhan akan tenaga survei, tergantung risiko dari pembiayaan yang akan dilakukan.

“Tergantung dari kualitas datanya, kalau datanya cukup ya tidak perlu survei. Kalau data enggak cukup ya pasti ditambah survei, karena kan pada akhirnya bank dan perusahaan pembiayaan yang ambil risiko,” tambahnya

Seperti diketahui, saat ini telah ada dua biro kredit yang mengantongi ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Pefindo Biro Kredit dan PT Kredit Biro Indonesia Jaya (KBIJ). Kehadiran Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan itu diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 15/1/PBI/2013 dan surat edaran bernomor 15/49/DPKL. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

38 mins ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

2 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

6 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

6 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

7 hours ago