Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Jumat, 3 Oktober 2025, ditutup menguat ke posisi 8.118,30 atau meningkat 0,59 persen dari level 8.071,08.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 403 saham terkoreksi, 259 saham menguat, dan 136 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 45,53 miliar saham diperdagangkan dengan 2,56 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp22,97 triliun.
Baca juga: IHSG Naik 0,26 Persen di Sesi I, Ini Daftar Sektor yang Menguat dan Melemah
Seluruh indeks dalam negeri turut mengalami penguatan. IDX30 naik 0,23 persen menjadi 412,36, LQ45 meningkat 0,24 persen menjadi 785,19, Sri-Kehati menguat 0,40 persen menjadi 361,17, dan JII naik 0,59 persen menjadi 556,60.
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga menguat. Dipimpin oleh sektor teknologi naik 3,09 persen, industrial meningkat 2,46 persen, non-siklikal menguat 1,57 persen, energi naik 1,21 persen, infrastruktur meningkat 1,06 persen, bahan baku menguat 0,39 persen, siklikal naik 0,27 persen, dan properti meningkat 0,08 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, terlihat dari, sektor transportasi merosot 1,41 persen, sektor kesehatan turun 1,35 persen, dan sektor keuangan melemah 0,67 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,43 Persen ke Posisi 8.105
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Pinago Utama Tbk (PNGO), dan PT Timah Tbk (TINS).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), dan PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More