Market Update

Meski 345 Saham Merah, IHSG Ditutup Menguat ke Level 7.181

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 21 Januari 2025, ditutup di zona hijau ke level 7.181,82 atau naik 0,15 persen dari dibuka pada level 7.170,73.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 345 saham terkoreksi, 238 saham menguat, dan 232 tetap tidak berubah. Sebanyak 19,34 miliar saham diperdagangkan dengan 1,33 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,66 triliun.

Kemudian beberapa indeks dalam negeri juga mengalami penguatan, dengan IDX30 naik 0,10 persen menjadi 430,05, LQ45 menguat 0,10 persen menjadi 833,63, dan Sri-Kehati meningkat 0,84 persen menjadi 377,25. Sedangkan, JII turun 0,43 persen menjadi 468,89.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Bertahan di Zona Hijau ke Level 7.202

Meski begitu, mayoritas sektor malah melemah yang tercermin dari sektor properti turun 0,82 persen, sektor siklikal merosot 0,54 persen, sektor bahan baku melemah 0,45 persen, sektor industrial menurun 0,43 persen.

Selanjutnya sektor teknologi merosot 0,38 persen, sektor energi turun 0,13 persen, dan sektor transportasi melemah 0,07 persen.

Sedangkan sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur naik 1,05 persen, sektor kesehatan meningkat 0,61 persen, sektor keuangan menguat 0,52 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,19 persen.

Baca juga: Pidato Perdana Trump Bikin IHSG Rawan Berbalik Arah

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Remala Abadi Tbk (DATA), dan PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF). Sedangkan saham top losers adalah PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

1 hour ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

3 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago