Market Update

Meski 284 Saham Terkoreksi, IHSG Ditutup Menguat 0,28 Persen ke Level 7.157

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (29/1) ditutup di zona hijau ke level 7.157,17 atau menguat 0,28 persen dari pembukaan perdagangan yang berada di level 7.137,08.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 284 saham terkoreksi dalam perdagangan IHSG hari ini.

Kemudian, ada 216 saham menguat, dan 264 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,72 miliar saham diperdagangkan dengan 1,13 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,52 triliun.

Baca juga: Rapor IHSG Sepekan: Terkoreksi 1,25 Persen Hingga Kapitalisasi Pasar Turun jadi Rp11.345,77 Triliun

Meski begitu, mayoritas sektor malah mengalami pelemahan dengan sektor teknologi melemah paling dalam 2,17 persen, sektor infrastruktur melemah 0,68 persen, sektor keuangan melemah 0,54 persen, sektor energi melemah 0,51 persen, sektor properti melemah 0,21 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,16 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan adalah sektor transportasi menguat 1,40 persen, sektor bahan baku menguat 0,42 persen, sektor siklikal menguat 0,31 persen, sektor industrial menguat 0,07 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,05 persen.

Selain itu, hampir seluruh indeks mengalami penguatan. Ada IDX30 yang menguat sebesar 1,04 persen menjadi 487,86, LQ45 menguat 1,10 persen menjadi 961,92, dan SRI-KEHATI menguat 1,31 persen menjadi 438,27. Sedangkan, JII melemah 0,30 persen menjadi 522,34.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Baca juga: Tren Investor FOMO di Pasar Modal, BEI: Tak Ada Cerita Kaya Dalam Waktu Singkat

Sedangkan saham top losers adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), dan PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

5 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

5 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

6 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

6 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

7 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

7 hours ago