Market Update

Merosot Lagi, IHSG Ditutup Terkoreksi 0,39 Persen ke Level 7.227

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (24/1) kembali ditutup terkoreksi pada zona merah ke level 7.227,82 atau melemah 0,39 persen dari dibuka pada level 7.256,22.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 361 saham terkoreksi, 174 saham menguat, dan 230 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,29 miliar saham diperdagangkan dengan 1,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp15,22 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan. Misalnya IDX30 melemah 0,58 persen menjadi 490,21, LQ45 melemah 0,57 persen menjadi 966,25, Sri-Kehati melemah sebesar 0,20 persen menjadi 438,49, dan JII melemah 0,01 persen menjadi 526,96.

Baca juga: Pengumuman! OJK Terbitkan Aturan Baru Terkait Pasar Modal, Berikut Rinciannya

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor bahan baku melemah 1,14 persen, sektor teknologi melemah 0,75 persen, sektor energi melemah 0,61 persen, sektor infrastruktur melemah 0,55 persen, sektor industrial melemah 0,53 persen, dan sektor siklikal melemah 0,28 persen.

Sedangkan sisanya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor kesehatan menguat 2,14 persen, sektor transportasi menguat 0,86 persen, sektor keuangan menguat 0,80 persen, sektor properti menguat 0,17 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,16 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE).

Baca juga: Boy Thohir Dukung Prabowo-Gibran, Begini Prospek Kinerja dan Saham Adaro

Sedangkan saham top losers adalah PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT Astra Internasional Tbk (ASII), dan PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

5 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

5 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

12 hours ago