Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan proses merger PT Bank MNC Tbk, (MNC Bank) dan PT Bank Nationalnobu (NOBU) masih terus berjalan dan akan rampung pada Juni 2024.
Padahal, OJK sebelumnya menargetkan merger kedua bank tersebut dapat rampung pada triwulan I 2024. Namun, nyatanya proses merger Bank Nobu dan Bank MNC terus mundur.
Baca juga: Terungkap! Bos BTN Bocorkan Merger dengan Bank Muamalat Rampung Dua Bulan Lagi
“Ya mudah-mudahan kalau tidak ada masalah lebih lanjut dalam proses, bulan Juni kira-kira selesai,” ujar Dian di Hotel St Regis Jakarta, Selasa, 20 Februari 2024.
Dian menjelaskan bahwa proses yang masih alot ini masih terkait dengan permasalahan teknis, yakni dengan proses hukumnya. Selain itu, masih ada masalah dengan siapa yang menjadi pengendali utama antara Bank Nobu dan Bank MNC.
“Ya memang kalau selama ini ada sedikit persoalan teknis masalah hal-hal yang terkait proses hukum, masalah bagaimana merger itu dilakukan, siapa yang akan jadi core kegiatan bisnis akan fokus ke mana dan lain sebagainya itu adalah hal-hal yang masih dibicarakan supaya lebih teknis,” ungkapnya.
Baca juga: ‘Dipaksa’ Merger, OJK Bakal Pangkas 600 BPR Hingga 2027
Dian pun menegaskan bahwa merger antara Bank Nobu dan Bank MNC hingga saat ini tak terlihat adanya sinyal untuk mundur dalam prosesnya.
“Karena ini juga bukan kehendak kita. Saya tidak pernah memaksa bank umum untuk merger ya. Kecuali pemenuhan modal, kalau tidak memenuhi kita turunkan ke BPR. Kalau ini kan engga, mereka sendiri yang meng-offer itu bahwa mereka ingin merger,” pungkas Dian. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Danantara Indonesia genap satu tahun, fokus memperkuat tata kelola dan fondasi pengelolaan aset… Read More
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More