Market Update

Merah Sepanjang Hari, IHSG Ditutup Menguat 0,09%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup kembali ke zona hijau sebesar 6 poin atau menguat 0,09% ke level 6.833 dari dibuka di level 6.827 pada pembukaan perdagangan hari ini (4/4).

“IHSG berbalik arah ke zona positif setelah bergerak pesimis pada sesi sebelumnya di tengah indeks global yang bergerak variatif,” tulis tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam closing review di Jakarta, 4 April 2023.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 334 saham terkoreksi, 193 saham menguat, dan 194 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,60 miliar saham diperdagangkan dengan 1,43 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,64 triliun.

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,03% menjadi 491,43, LQ45 menguat 0,01% menjadi 943,14, SRI-KEHATI menguat 0,10% menjadi 426,21, dan JII menguat 0,28% menjadi 572,19.

Hanya beberapa sektor yang mengalami penguatan, diantaranya, sektor energi menguat 1,83%, sektor industrial menguat 0,52%, sektor teknologi menguat 0,35%, dan sektor transportasi menguat 0,18%.

Kemudian, sektor lainnya mengalami pelemahan, sektor bahan baku melemah 0,81%, sektor siklikal melemah 0,74%, sektor infrastruktur melemah, sektor keuangan melemah 0,43%, sektor kesehatan melemah 0,21%, sektor non-siklikal melemah 0,15%, dan sektor properti melemah 0,12%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS), PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID), dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE). Sedangkan saham top losers adalah PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Pakuan Tbk (UANG).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), dan PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

12 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago