Nasional

Menyudahi Kepemimpinannya di INA, Ke Mana Kiprah Ridha Wirakusumah Selanjutnya?

Poin Penting

  • Ridha Wirakusumah resmi menuntaskan masa jabatan sebagai CEO INA pada 15 Februari 2026, setelah lima tahun memimpin sovereign wealth fund tersebut.
  • Di bawah kepemimpinannya, AUM INA naik dari USD5 miliar menjadi sekitar USD10 miliar, dengan lebih dari USD4,5 miliar diinvestasikan bersama 40 mitra global
  • Dewan Pengawas menunjuk Eddy Porwanto sebagai Pelaksana Tugas CEO efektif 16 Februari 2026, untuk menjaga kesinambungan transisi kepemimpinan INA.

Jakarta – Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan bahwa Ridha Wirakusumah telah menyelesaikan masa jabatan penuhnya sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 15 Februari 2026. Di bawah kepemimpinannya, INA berhasil membangun reputasi sebagai sovereign wealth fund (SWF) yang kredibel dan tepercaya.

Aset kelolaan (assets under management/AUM) meningkat dari USD5 miliar menjadi sekitar USD10 miliar, dengan lebih dari USD4,5 miliar diinvestasikan bersama mitra co-investment global di berbagai sektor prioritas. Sektor tersebut meliputi jalan tol, pelabuhan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, serta energi hijau.

Baca juga: Izin Diperpanjang hingga 2061, Freeport Tambah Investasi USD20 Miliar

Setelah menyudahi kepemimpinannya di INA dengan sukses, lalu akan ke mana kiprah bankir dengan pengalaman global yang seabrek dan pernah sukses menyelamatkan Permata Bank dari jurang krisis ini?

“Setelah lebih dari 35 tahun bekerja, sudah waktunya saya beristirahat dulu,” ujar Ridha ketika dihubungi Infobanknews.com (25/02/2026).

Ridha menambahkan, hasil audit INA akan segera keluar. “Selain kami berhasil doubling asset kami selama 5 tahun, tahun lalu kami membukukan net profit yang hanya kalah dari empat bank besar, lebih dari CIMB dan bank-bank lainnya, melakukan 25 investasi unggulan dengan 40 partner dunia terkemuka dan menjaga reputasi INA di global maupun lokal. Tentunya saya berharap penerus saya dapat membawa INA ke tempat yang lebih tinggi dan lebih sukses lagi ke depan,” imbuhnya.

Baca juga: Perkuat Iklim Investasi, Prabowo Dorong Reformasi dan Kepastian Hukum

Sesuai dengan proses tata kelola INA, Dewan Pengawas telah menunjuk Eddy Porwanto, Chief Financial Officer INA saat ini, sebagai Pelaksana Tugas CEO efektif mulai 16 Februari 2026, sembari menyelesaikan proses transisi kepemimpinan guna memastikan kesinambungan organisasi.

Eddy Porwanto merupakan salah satu profesional keuangan terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam restrukturisasi perusahaan dan investasi. (*) KM

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago