Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengunjungi Yordania dalam lawatan terbarunya ke kawasan Timur Tengah, pada Minggu (7/1).
Kunjungan diplomat utama AS itu berupaya mengekang perluasan kekerasan ke negara-negara lain di luar konflik Israel-Hamas. Di sana, Blinken bertemu dengan Raja Yordania Abdullah II dan Putra Mahkota Hussein.
Sebagaimana diketahui, Yordania dan negara-negara Arab lainnya telah menuntut gencatan senjata segera sejak konflik meletus pada Oktober tahun lalu.
Namun Israel, dengan dukungan AS, menolak seruan untuk mengakhiri pertempuran dan berjanji akan melanjutkan perjuangan untuk menghapus kendali Hamas atas wilayah Gaza.
Baca juga: Pejabat Senior Hamas Saleh al-Arouri Tewas dalam Serangan Drone Israel di Beirut
Di sana, Blinken juga mengunjungi gudang Program Pangan Dunia (WFP) tempat truk-truk memuat bantuan untuk warga Palestina yang kelaparan di Gaza.
“Upaya di sini untuk mengumpulkan dan mendistribusikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan sangatlah penting. Amerika Serikat telah berupaya sejak hari pertama untuk membuka jalur akses ke Gaza,” kata Blinken dinukil VOA Indonesia, Senin (8/1).
“Kami terus mengupayakannya setiap hari, tidak hanya untuk membukanya tetapi juga memperbanyaknya, memaksimalkannya dan mencoba mendapatkan lebih banyak bantuan, dengan lebih efektif,” tambah Blinken.
Sebelumnya, pada Sabtu (6/1), Ia bertemu dengan para pemimpin Turki dan Yunani. Dalam kunjungannya, lagi-lagi Blinken berharap bisa meredam ketegangan di kawasan itu dan mencegah agar perang Israel dengan Hamas tidak meluas ke wilayah lain.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller mengatakan, pertemuan Blinken dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan pentingnya membatasi konflik, membebaskan para sandera, serta memperluas bantuan kemanusiaan.
“Antara lain meningkat jumlah truk-truk yang diizinkan masuk ke Gaza untuk mengirim makanan, air, obat-obatan dan barang-barang komersial dan menurunkan korban-korban warga sipil,” jelasnya.
Baca juga: Tekanan dari Sekutu AS, Israel Umumkan Tarik Ribuan Tentara dari Gaza
Lawatan Blinken ke Timur Tengah juga diharapkan dapat membuat kemajuan dalam pembicaraan mengenai tata pemerintahan Gaza dan potensi keamanan jika dan ketika Israel mencapai tujuannya untuk memberantas Hamas.
Para pejabat AS mengatakan Blinken juga diperkirakan akan membahas dengan Turki mengenai partisipasi negara itu dalam upaya rekonstruksi Gaza.
Kunjungan Blinken ke Timur Tengah untuk keempat kalinya sejak 7 Oktober berlangsung ketika perang Israel dengan para militan Hamas mendekati tiga bulan.
Menlu AS sendiri akan mengunjungi Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Israel, Tepi Barat dan Mesir untuk pertemuan dengan mitra-mitra asing dan para pejabat lainnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More