Market Update

Menuju Akhir Tahun, IHSG Diprediksi Melemah Terbatas

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal di tiga hari terakhir menuju akhir tahun diperkirakan bergerak mixed dan melemah terbatas dalam rentang 7.180 hingga 7.265 pada hari ini (27/12). 

“Pada perdagangan Jumat (22/12), IHSG ditutup naik 0,39 persen atau plus 27,89 poin di level 7.237,51. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed dan melemah terbatas dalam range 7.180-7.265,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 27 Desember 2023.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun 2023, Intip 4 Saham Berikut yang Berpotensi Cuan

Sedangkan, secara month to date (mtd) IHSG menguat 2,21 persen, di mana pergerakan tersebut siring dengan inflow investor asing senilai Rp4,5 triliun secara mtd pada perdagangan Jumat (22/12). 

Ratih melihat sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, Bank Indonesia (BI) yang telah melaporkan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2023 sebesar Rp8.573,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen yoy, setelah bulan sebelumnya tumbuh 3,4 persen yoy. 

“Jumlah M2 pada November 2023 turut didorong oleh penyaluran kredit yang tumbuh 9,7 persen yoy, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,7 persen yoy,” imbuhnya.

Dengan akselerasi penyaluran kredit terjadi di seluruh jenis kredit, seperti kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi. 

Baca juga: Begini Pandangan Schroders Terhadap Pasar Saham Indonesia 2024

Sementara dari mancanegara, penjualan rumah baru tipe single-family di Amerika Serikat (AS) pada November 2023 turun 12,2 persen mom menjadi 590 ribu unit dari bulan sebelumnya sebesar 672 ribu. 

Adapun dari Asia, Singapura mencatat inflasi tahunan sebesar 3,6 persen pada November 2023. Angka tersebut turun dari bulan sebelumnya sebesar 4,7 persen sekaligus terendah sejak Oktober 2021. 

Meskipun turun, inflasi inti tahunan cenderung tinggi di level 3,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,3 persen dan diproyeksikan tetap solid menjelang libur Nataru. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

11 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

12 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

13 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

14 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

14 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

15 hours ago