Nasional

Menteri Teuku Riefky Ajak 961 Kepala Daerah yang Baru Dilantik Ikut Kembangkan Ekraf

Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya meminta kepada 961 kepala daerah yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk ikut mengembangkan ekonomi kreatif atau ekraf di daerahnya masing-masing. 

Ia mengaku siap berkolaborasi dengan para kepala daerah sebagai sinergi pemerintah pusat dan daerah.

“Kehadiran hari ini menjadi momen yang bangun komunikasi sejak awal. Sebab kepala daerah tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus koordinasi dengan daerah lain dan pemerintah pusat untuk pengembangan ekraf di daerahnya,” katanya saat menghadiri acara Pelantikan Sumpah 961 kepala daerah, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/2).

Lanjutnya, usai pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih untuk segera membentuk Dinas Ekonomi Kreatif tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

Baca juga : Menekraf Dorong BPOM Bantu UMKM Naik Kelas, Ini Alasannya

“Sebab tiap daerah selalu punya potensi yang bisa digali dan harus siap hadapi tantangan dari sub sektor ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang dan mewujudkan perubahan ekonomi,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono berharap para kepala daerah ini menjalankan tugas dengan amanah. Selain itu, dia mengingatkan para kepala daerah untuk bersinergi dengan pemerintah pusat.

“Kita berharap seluruh kepala daerah bisa menjalankan amanah dan harapan dari masyarakat, baik tingkat provinsi, kabupaten, kota yang seiring dengan apa yang menjadi visi dan misi dari Presiden Prabowo Subianto di tingkat pusat,” ujarnya.

Baca juga : Serikat Pekerja Minta Calon Kepala Daerah Lindungi Sektor Padat Karya IHT

Menurutnya, dengan sinergi dan kolaborasi yang baik bisa melakukan kemajuan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. 

“Saya, selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, siap bersinergi hadirkan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan masyarakat,” tandasnya.

Diketahui, pada Kamis, 20 Februari 2025, Presiden Prabowo melantik dan mengambil sumpah 961 kepala daerah yang terdiri dari gubernur-wakil gubernur, wali kota-wakil wali kota, serta bupati-wakil bupati untuk masa jabatan 2025-2030 di Istana Merdeka, Jakarta. 

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah  sebagai mandat yang diberikan oleh rakyat dari daerah masing-masing.

“Ini adalah momen bersejarah pertama kali di negara Indonesia. Ada pelantikan 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah. Dilantik serentak di Istana Merdeka oleh kepala negara,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

33 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago