Untuk itu, kata dia, agar bisa memenuhi backlog perumahan yang mencapai 13,5 juta ini, BTN dapat meningkatkan kerja sama dengan developer besar untuk mendapatkan pembiayaan dari BTN. Dengan begitu, kebutuhan rumah yang besar tersebut dapat terserap.
Baca juga: Nih Jurus BTN Pangkas Backlog Rumah
“Tentunya juga BTN bisa bekerja sama dengan developer developer untuk mendapatkan pinjaman dari BTN. Sehingga perumahan tersebut bisa terus naik hargnya sehingga bisa memberikan benefit kepada pembeli juga kepada BTN,” ucapnya.
Sejauh ini Program Sejuta Rumah pun masih menjadi perhatian utama Bank BTN. Dengan pangsa pasar KPR nasional yang mencapai 32 persen dan KPR subsidi mencapai 96 persen. Perseroan pun optimistis bisa bertahan menjadi penguasa pasar KPR di Indonesia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More