Selain pengawasan, di kesempatan tersebut Rini juga menekankan kepada perusahaan BUMN untuk bekerja sama dengan pihak swasta dalam hal peningkatan usaha.
Selama ini kementerian BUMN yang dipimpinnya, kerap menerima kritikan baik langsung maupun tidak langsung, terkait dominasi BUMN di beberapa sektor usaha, khususnya infrastruktur.
Baca juga: Menyoal Tarif Murah ATM BUMN
“Seharusnya kita bangga (BUMN dominasi pembangunan). Berarti Kementerian BUMN sudah menjalankan fungsinya dengan baik, karena BUMN seharusnya lebih mampu dari swasta,” tegas Rini.
Dalam pelantikan yang juga dihadiri pejabat Kementerian BUMN itu, BUMN bukannya tidak diperbolehkan bekerja sama dengan swasta. Namun, kerja sama harus mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Boleh (kerja sama), tidak ada masalah. Namun, tolong selalu pikirkan jangka panjang bahwa masyarakat Indonesia, anak cucu kita bisa turut menikmati pembangunan. Jangan akhirnya hilang dan hanya dinikmati oleh beberapa gelintir orang,” pungkas Rini. (*) Akhmad Dani.
Page: 1 2
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More