News Update

Menteri Rini Antar BUMN Teken MoU Dengan Perusahaan Eropa

Jakarta – Sebanyak tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada hari ini menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan lima perusahaan besar di Eropa.

Ketiga BUMN tersebut yakni PT Len Industri (Persero), PT Industri Kereta Api/INKA (Persero), PT KAI (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

“Serangkaian kerja sama ini sebagai upaya go internasional dari industri kereta dan perlengkapan kereta Indonesia. Di mana industri kereta Indonesia dapat menjadi pemimpin pengembangan industri kereta di kawasan ASEAN,” kata Rini, dalam acara pameran industri kereta terbesar di dunia, yakni Innotrans 2018 di Jerman.

PT Len Industri dengan perusahaan asal Kroasia, ALTPRO akan berkolaborasi dalam hal pengembangan produk dan sertifikasi guna memperkuat bisnis masing-masing. Len akan menyuplai Interlocking, LED Signal, Point Machine, CTC and Sistem Engineering. Sementara Altpro akan memasok Axle Counter System, Level Crossing, dan ATP.

Baca juga: BUMN Masih Rentan Intervensi

Sementara INKA akan berkolaborasi dengan SKODA, perusahaan asal Republik Ceko yang handal dalam merancang dan memproduksi sistem propulsi dan kontrol perkeretaapian. Keduanya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kerja sama ke depannya. Serta melakukan transfer teknologi pada Traction Motor dan Propulsi.

Tak hanya itu, INKA juga turut membubuhkan kesepakatan kerja sama dengan Movement Group BV, perusahaan Belanda yang handal dalam mengembangkan dan memproduksi perangkat lunak dan perangkat keras di bidang mobilitas juga transportasi.

Sedangkan KAI akan berkolaborasi dengan Progress Rail, perusahaan pemasok produk dan layanan kereta api yang terafiliasi dengan Caterpillar. Kolaborasi keduanya meliputi pengembangan dan pemeliharaan rolling stock termasuk peningkatan program pemeliharaan rolling stock, modernisasi dan repowering lokomotif, hingga penyediaan teknologi canggih untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, dan kinerja perkeretaapian.

Termasuk juga program pelatihan dan pengembangan personel PT KAI sebagai bagian dari proyek yang akan diadakan untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan keterampilan personel KAI tersebut.

“Diharapkan kerja sama ini dapat semakin memperkuat bisnis BUMN ke depannya baik di tingkat regional maupun internasional,” tutup Rini. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

4 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

1 hour ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

1 hour ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

2 hours ago

PINTAR BI Buka Penukaran Uang Baru Periode 2 Hari Ini, Cek Batas Maksimal

Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More

2 hours ago