Rini Soemarno; Kekosongan komisaris harus diisi. (Foto: Istimewa).
Bogor – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku akan bertindak tegas terhadap para jajarannya jika tersangkut dugaan kasus korupsi e-KTP. Menurutnya tindakan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) tak patut berada di lingkukan BUMN.
“Bila ada yang tersangkut tentu kita akan tindak tegas nantinya,” ujar Rini di IPB Bogor, Sabtu, 11 Maret 2017.
Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya akan memberi sanksi apabila terdapat pejabat atau jajaran BUMN yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas pengadaan e-KTP. Menurutnya tindakan tidak terpuji ini telah melanggar norma dan aturan BUMN.
Adanya daftar nama yang telah diumumkan KPK beberapa hari lalu tentang pengadaan e-KTP tampaknya akan mengejutkan semua pihak dimana ada nama-nama yang masih aktif di pemerintahan maupun yang sudah tidak aktif di pemerintahan.
Dia menyatakan, seluruh pejabat serta jajaran BUMN akan dipanggil untuk dimintai konfirmasi atas dugaan kasus korupsi pendanaan e-KTP. Pemanggilan tersebut untuk para jajaran dan pejabat yang masih aktif maupun mantan pejabat BUMN. Jika para pejabat dan jajaran BUMN terbukti bersalah atas dugaan kasus pendanaan e-KTP dirinya akan menindak tegas dengan mencopot para pelaku di lingkungan BUMN.
“Jika ada indikasi pada jajaran dan pejabat BUMN tentu kita harus copot,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan catatan dari data KPK, kerugian yang diakibatkan dari kasus e-KTP ini sebesar Rp2,31 triliun. Pada dugaan kasus ini diindikasi ada perusahaan plat merah yang ikut tersangkut pada kasus pengadaan e-KTP tersebut. (*)
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More
Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More
Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More
Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More