Jakarta – Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia optimis, ke depannya Indonesia akan menjadi negara tujuan investasi dunia dengan berbekal berbagai sumber daya alam (SDA) yang dimiliki.
“Kita punya optimisme besar, bahwa ke depannya Indonesia akan menjadi negara tujuan investasi. Karena SDA kita sangat luar biasa sekali dan tidak perlu diragukan,” katanya dalam acara Indonesia Investment Forum 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis, 27 Mei 2021.
Di samping itu, lanjut Bahlil, saat ini Indonesia juga baru selesai melakukan reformasi terhadap regulasi yang tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Di mana, di dalamnya memberikan beberapa hal yang dibutuhkan pengusaha yakni kepastian, kemudahan, efisiensi dan transparan.
“Kalau dulu harus kita akui, Indonesia itu regulasinya tidak terpusat dalam soal perizinan. Namun sekarang, di 18 Kementerian Lembaga yang mengeluarkan izin berbasis elektronik yakni OSS (online single submission) yang dikelola oleh Kementerian Investasi BKPM,” katanya.
Menurutnya, dengan cara-cara seperti ini akan jauh lebih memudahkan bagi investor untuk menaruh dananya di dalam negeri. Dengan ini juga sebagai upaya untuk membangun kerja sama yang baik antara pelaku usaha dan juga pemerintah. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More