Nasional

Menteri Hanif Faisol Apresiasi Komitmen PTPN IV PalmCo dalam Mendukung Dekarbonisasi

Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI, Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah konkret Sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, dalam mendukung program dekarbonisasi nasional. 

Menurutnya, pemanfaatan teknologi terbarukan seperti pengelolaan gas metana PLTBG Pagar Merbau merupakan wujud komitmen PTPN IV PalmCo terhadap keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab. 

“Kami apresiasi PTPN IV yang telah melakukan terobosan-terobosan dan inovasi, mulai dari PLTBg, cofiring, SAF dan lain sebagainya. Ini yang menguatkan kami selaku pemerintah untuk mempelajari lebih serius upaya dekarbonisasi,” katanya, saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Pagar Merbau PTPN IV Regional II di Kabupaten Deli Serdang, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, ada18 juta kebun sawit di Indonesia saat ini dapat memproduksi Palm Oil Mill Effluent (POME) sekitar 910 ribu ton atau setara 36 juta tCO2eq Emisi Gas Rumah Kaca. Jumlah inilah yang hendak ditekan oleh pemerintah. 

Baca juga : Komitmen Jaga Lingkungan, PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jabar Lakukan Ini

Di samping menekan dampak Emisi Gas Rumah Kaca, kata Hanif, penurunan POME juga bagian dari strategi pemerintah dalam melawan black campaign kelapa sawit. 

“Kalau 36 juta tCO2eq itu bisa kita capture, maka kita dapat memenuhi janji Indonesia kepada dunia internasional untuk penurunan Emisi Gas Rumah Kaca,” jelasnya. 

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menyampaikan terima kasih kepada Menteri Hanif karena telah menyempatkan diri berkunjung ke PLTBg Pagar Merbau. 

Sejak 2020 hingga 2024, PLTBg ini telah menyuplai listrik kepada masyarakat melalui PLN sebesar 16,8 MWh. Jumlah ini setara dengan tambahan pendapatan senilai Rp17,6 miliar serta pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 54 ribu tCO2eq. 

“PTPN IV PalmCo akan terus berkomitmen menjadi Perusahaan pelopor dalam keberlanjutan di sektor perkebunan. Kami berharap langkah-langkah yang kami ambil dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta perekonomian Indonesia,” ujar Jatmiko. 

Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi nasional, kata Jatmiko, PTPN IV PalmCo telah mengembangkan berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Antara lain mengambil langkah strategis dengan pengelolaan emisi gas rumah kaca, terutama metana. 

Baca juga : Sri Mulyani Sibuk Cari Kantor Buat Kementerian/Lembaga Baru Kabinet Prabowo, Simak Daftarnya!

Seperti diketahui, metana merupakan gas yang dihasilkan dalam proses pembuangan limbah organik, salah satunya dari limbah cair kelapa sawit.

“Di PTPN IV PalmCo, kami melihat bahwa pengelolaan limbah bukan hanya kewajiban. Tetapi juga peluang besar untuk berinovasi dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,” ujat Jatmiko. 

Saat ini, kata Jatmiko, PLTBg Pagar Merbau menjadi satu di antara sejumlah proyek unggulan PTPN IV PalmCo dalam mendukung upaya dekarbonisasi. Dalam prosesnya, PLTBg Pagar Merbau memanfaatkan biogas yang berasal dari POME untuk menghasilkan energi listrik terbarukan. 

Melalui fasilitas ini, perusahaan tidak hanya dapat mengurangi emisi metana yang terbuang ke atmosfer. Tetapi juga menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. 

Dengan teknologi methane capture, PLTBg Pagar Merbau berhasil menangkap dan mengolah gas metana dari limbah cair sawit yang sebelumnya dilepaskan ke udara. 

Gas metana yang terkumpul tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan energi listrik yang selanjutnya disalurkan ke jaringan listrik. 

“Alhamdulillah, kami berhasil mengubah potensi ancaman lingkungan menjadi sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan,” tuturnya. 

Selain PLTBg Pagar Merbau, PTPN IV PalmCo juga memiliki 12 unit fasilitas methane capture lainnya. Yakni PLTBg Kwala Sawit, PLTBg Pasir Mandoge, PLTBg Hapesong, PLTBg Sei Mangkei, PLTBg Terantam, PLTBg Tandun, Pabrik SAF, CBG Tinjowan, Biogas Cofiring Sei Rokan, Biogas Cofiring Sei Tapung, Biogas Cofiring Lubuk Dalam, Biogas Cofiring Sei Pagar. 

Dengan berbagai fasilitas tersebut, PTPN IV PalmCo berpotensi mengurangi emisi sebesar 208 ribu tCO2eq. 

Upaya Dekarbonasi

Tak berhenti di situ, PTPN IV PalmCo juga berencana mengembangkan fasiltas methane capture hingga kelak berjumlah 30 unit pada 2030. Dengan demikian, perusahaan berpotensi mengurangi emisi sebesar 628 ribu tCO2eq. 

Jatmiko mengatakan, upaya dekarbonisasi bukan semata tanggung jawab perusahaan. Melainkan suatu kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. 

Oleh karena itu, kata Jatmiko, PTPN IV PalmCo sangat mendukung inisiatif pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). 

Yakni menurunkan emisi karbon serta pencapaian net-zero emission di masa depan. Melalui pendekatan yang holistik dan kolaboratif, lanjut Jatmiko, Indonesia dapat mencapai tujuan besar tersebut. 

“Sebagai bagian dari PTPN Group, kami berkomitmen mendukung inisiatif ini dengan terus berinovasi dalam pengelolaan limbah dan energi terbarukan serta memperkuat program-program keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi,” pungkasnya. (*) 

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More

4 hours ago

KAI Daop 6 Pastikan Diskon Tiket KA Lebaran 30 Persen Masih Tersedia, Ini Cara Pesannya

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More

4 hours ago

Lahan Terbatas, Kemenkop Ubah Desain Pembangunan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More

7 hours ago

Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah

Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More

8 hours ago

Rekening Ditutup, Donald Trump Gugat JPMorgan 5 Miliar Dolar AS

Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More

8 hours ago

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

9 hours ago