News Update

Menteri dari PAN Mundur dari Kabinet Jokowi-JK

Jakarta – Pertarungan di Pilpres 2019 sudah semakin terliat, pasca mundurnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( PANRB), Asman Abnur dari Kabinet Kerja.

Maklum, Asman sendiri merupakan salah satu orang PAN yang partainya telah mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Sehingga bisa dikatakan ini sebagai konsekuensi politik yang harus dijalankan.

Mundur sendiri menjadi salah satu pilihan bijak, sebelum pemecatan yang didapat. Bahkan pandangan positif pun bisa muncul dimata masyarakat.

“Pak Asman menyatakan untuk mengundurkan diri sebagai menteri di kabinet pemerintahan Jokowi,” ujar Waketum PAN Viva Yoga Mulyadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2018.

Kini yang jadi pertanyaan, siapa pengganti Asman? Kabar merebak ada dua nama yang mencuat dan bakal menggantikan Asman sebagai Menteri PANRB yakni Komjen Syafruddin dan Franky Sibarani.

Komjen Syafruddin yang kini menduduki jabatan Wakapolri kabarnya dekat dengan Wapres Jusuf Kalla. Selain sukses di Polri ia juga menjabat chief de mission kontingen Indonesia di Asian Games.

Baca juga: Prabowo Resmi Gandeng Sandiaga Uno Dalam Pilpres 2019

Sementara Franky  pernah ditunjuk Jokowi menjadi Kepala BKPM pada November 2014 sampai Juli 2016, sebelum akhirnya digantikan Thomas Lembong. Selain itu Franky juga dikenal sebagai pengusaha dan aktif di KADIN. Kini dia menjabat sebagai komisaris Taspen dan dia dikenal dekat dengan Jokowi.

Pihak Istana sendiri sejauh ini belum memberikan bocoran siapa pengganti Asman kepada awak media. Jika nama Komjen Syafruddin yang diumumkan menggantikan Asman, bukan tidak mungkin posisi Jokowi bisa lebih kuat, karena orang dekat JK masih dipercaya.

Viva sendiri sempat mengungkapkan bahwa Asman tak ingin menjadi beban politik bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga pengunduran diri menjadi salah satu pilihan yang harus diambil.

“Alasannya yang pertama Pak Asman Abnur tidak mau membebani pemerintah ini,” ucapnya. (*)

Apriyani

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

15 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

46 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

46 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

49 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago