Rini Soemarno; Kekosongan komisaris harus diisi. (Foto: Istimewa).
Jakarta– Menteri BUMN, Rini Soemarno mengajak pelaku usaha mikro kecil (UMK) untuk tidak takut pada era perdagangan bebas ASEAN dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN. Hal ini diungkapkan Rini ketika mengunjungi aktivitas pembinaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama pelaku UMK nasabah binaan, serta melihat beberapa hasil produk lokal unggulan nasabah binaan PNM di wilayah Padalarang-Jawa barat.
“Fenomena MEA bukan sesuatu hal yang perlu ditakuti bagi pelaku UMK, melainkan harus menjadi sebuah momentum batu loncatan bagi pelaku UMK menuju kesuksesan dengan terbukanya pasar yang lebih luas,” kata Rini.
Rini menambahkan pelaku UMK terutama di Padalarang khususnya, harus memanfaatkan program yang dilakukan PNM untuk mengeksalasi usahanya ke pasar yang lebih luas, karena selain pembiayaan, PNM memiliki program Pengembangan Kapasitas Usaha dimana pada program tersebut para pelaku UMK diberikan pembekalan yang sangat berguna bagi usahanya, mengingat pertumbuhan ekonomi di skala kecil sangat berguna untuk mengurangi pengangguran dan kerawanan sosial.
Direktur Utama PT PNM (Persero) Parman Nataatmadja mengatakan program yang dikenal dengan istilah PKU tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas pelaku usaha di Indonesia melalui pertemuan antar pelaku usaha dan pembekalan ilmu pemasaran serta motivasi usaha.
“Kami berkomitmen untuk berkontribusi penuh pada pengembangan pelaku UMK dalam negeri dan membuat mereka dapat berkembang terus sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi lingkungannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Parman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 21 Januari 2016.(*) Ria Martati
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More