Jamkrindo; Pelopor penjaminan di Indonesia. (Foto: Erman)
Nusa Dua, Bali–Menteri Koperasi dan UKM AAGM Puspayoga bangga Indonesia jadi tuan rumah Konferensi ACSIC ke-28. Terlebih pelaksanaan acara di Bali, tanah kelahirannya.
“Ini luar biasa,” ujarnya usai membuka secara resmi agenda pertemuan anggota asosiasi industri penjaminan se-Asia ini.
Puspayoga menyebut acara seperti ini bisa menyemangati upaya pemerintah keluar dari kungkungan kelesuan ekonomi.
Pasalnya, acara ini memacu gairah kerja UMKM, karena industri penjaminan mendukung mereka melalui penjaminan kredit.
Tak hanya itu, pemerintah kini tengah menyiapkan lembaga pemeringkat UMKM, yang fungsinya memandu UMKM mendekati lembaga pendanaan.
“Dengan lembaga pemeringkat kredit ini, akses ke perbankan akan makin lapang,” ujarnya kepada wartawan di Westin Hotel Nusa Dua Bali.
Kini, data di Kemenkop dan UKM, jumlah pelaku UMKM sudah mencapai 47 juta.
“Lembaga pemeringkat nantinya akan lebih bisa merinci data, kelas dan karakter UMKM,” papar Puspayoga. (*) Ahmad Jauhari
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More