Menteri Koperasi Ferry Juliantono resmi meluncurkan layanan call center di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (18/2). (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono resmi meluncurkan layanan call center sebagai sarana menjawab pertanyaan dan pengaduan masyarakat terkait Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih dan koperasi lainnya.
“Hari ini kami meluncurkan call center sebagai tanggung jawab kami di Kemenkop menyediakan layanan untuk menjawab pertanyaan masyarakat terkait KDKMP dan koperasi eksisting lainnya,” ujar Ferry, dalam acara Peluncuran Call Center di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia mengungkapkan, peluncuran layanan satu ini juga merupakan tindak lanjut dari pengembangan fitur IVR (Interactive Voice Response) dan layanan chatbot whattsap (WA).
Baca juga: PIP Siap Biayai UMKM Kopdes Merah Putih, Ini Skema dan Bunganya
Ferry menjelaskan, setiap pengaduan yang masuk melalui IVR dan chatbot WA akan segera direspons agen call center. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, aduan akan diteruskan ke unit terkait.
“Kami akan cepat tanggap untuk membantu menjawab pertanyaan mengenai koperasi eksisting dan KDKMP,” kata Menkop.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Herbert Siagian mengatakan masyarakat kini dapat menghubungi call center secara lebih mudah. Peluncuran ini dilakukan untuk merespons perkembangan teknologi informasi dengan sistem IVR dan fiitur chatbot WA.
“Masyarakat bisa mendapatkan semua informasi penting tentang KDKMP dan koperasi eksisting lainnya,” kata Herbert.
Baca juga: Permintaan Pinjaman Meningkat Jelang Lebaran, AFPI Imbau Masyarakat Hindari Godaan Pinjol
Ia menegaskan, layanan call center memastikan seluruh pertanyaan masyarakat terakit koperasi dan KDKMP dapat terjawab.
Layanan call center juga terhubung dengan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), platform digital resmi pemerintah untuk mengelola, memantau, dan mempublikasikan data KDKMP secara real time.
Integrasi ini diharapkan memperkuat transparansi, pengawasan, dan pelayanan publik di sektor koperasi desa dan kelurahan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More