Darmin Nasution; Sama pentingnya. (Foto: Erman)
Salah satu fokus Pemerintah saat ini menurutnya adalah mengatasi perlambatan dengan berbagai stimulus dan mendorong penyerapan anggaran. Ria Martati.
Jakarta– Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan menjaga stabilitas ekonomi dan mengatasi perlambatan pertumbuhan saat ini sama-sama diperlukan.
” Jadi ini tidak bisa dipilih mau yang mana, dua-duanya sedang ada persoalannya, baik yang namanya stabilitas, walaupun tidak terlalu banyak terganggu, barangkali perlambatannya yang banyak,” kata Darmin usai Konferensi Pers Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015.
Meski Bank Indonesia (BI) tetap menjaga stance kebijakan moneternya bias ketat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Namun menurutnya perlambatan pertumbuhan juga harus diatasi. Keduanya menurutnya tidak bertentangan karena kebijakan moneter dan fiskal memiliki mekanisme dan instrumen masing-masing.
“Dia akan punya meknisme lagi untuk mengurangi likuiditas itu atau menambah itu akan terlihat dalam proses antar bank, nasabah dengan bank, semua instrumennya ada, ukurannya ada,” kata dia.
Salah satu fokus Pemerintah saat ini menurutnya adalah mengatasi perlambatan dengan berbagai stimulus dan mendorong penyerapan anggaran.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More