Pergerakan Rupiah menguat awal pekan seiring selera naiknya risiko
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengaku cukup optimistis pada target pertumbuhan ekonomi nasional. Tak tanggung-tanggung dirinya mengaku pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini mencapai 5,4%, angka tersebut tercatat lebih tinggi dari target yang ditetapkan dalam APBNP 2017 yang sebesar 5,2%.
“Pertumbuhan ekonomi tahun ini kalau kita melihat akan bergerak di angka mungkin mendekati 5,4%,” ungkap Darmin di Kantor Kementrian Kordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017.
Dirinya menyebut, faktor pendorong tumbuhnya perekonomian diangka 4,5% tercermin dari angka investasi dan ekspor yang sudah berjalan baik dan mulai tumbuh.
Pertumbuhan angka ekspor juga telah diungkapkan beberapa waktu lalu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pagelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut positif kinerja kementerian perdagangan dengan nilai angka eksport yang mampu tumbuh sebesar 17,58% pada periode Januari hingga Agustus 2017.
“Angka eksport ini meningkat 17,58% dibanding periode sama 2016. Begitu juga ekspor non migas, Januari hingga Agustus mencapai USD98,76 miliar atau mengalami kenaikan 17,73%. Naiknya lumayan tinggi bila dibanding periode sama 2016,” ungkap Jokowi pada Pembukaan TEI 2017, di ICE BSD, Tangerang Banten, Rabu 11 Oktober 2017.
Meskipun, Bank Dunia atau IMF menurunkan proyeksinya ke arah 5,2%. Darmin memastikan, bahwa perkembangan perekonomian masih dalam kondisi yang baik. Darmin menilai, guna mencapai pertumbuhan ekonomi di level 5,4%, maka pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur mulai dari jalan, listrik, hingga jembatan.(*)
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More