News Update

Menko Airlangga: Konsumsi Masyarakat Mulai Tumbuh 32,48%

Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan angka konsumsi masyarakat sudah mulai menggeliat ditengah pandemi covid-19. Hal tersebut tercermin dari data belanja masyarakat yang meningkat  pada April 2021.

“Ekonomi bergerak dan dapat dilihat bahwa meningkat, (konsumsi masyarakat berupa) belanja sudah naik bulan April di 32,48%,” kata Airlangga melalui video conference di Jakarta, Jumat 23 April 2021.

Airlangga menambahkan, dari segi penerimaan tingkat industri nasional juga masih naik 10,26% terutama penerimaan disektor industri.

Dirinya mengklaim, stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah menggerakan konsumsi masyarakat ditengah pandemi yang belum berakhir.

Sebagai informasi saja, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 16 April 2021 telah mencapai Rp134,07 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan Rp24,36 triliun pada Februari 2021. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

11 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

11 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

11 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

11 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

12 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

13 hours ago