Moneter dan Fiskal

Menkeu Siap Kawal Pelaksanaan APBN 2018

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan berkomitmen untuk menjaga pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 agar berjalan dengan baik. Hal ini menyusul sudah disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) RAPBN 2018 menjadi UU oleh DPR-RI.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pelaksanaan APBN 2018 harus dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang telah digariskan dalam UU dan untuk efektifitas dalam membangun ekonomi Indonesia serta memperbaiki kesejahteraan rakyat secara berkeadilan.

“Kami berterima kasih karena telah disepakati suatu postur APBN yang lebih sehat dan lebih sustainable. Hal ini menggambarkan tekad kuat dari pemerintah untuk terus mengelola APBN secara berkesinambungan dan tetap memberikan daya dorong bagi ekonomi nasional,” ujar Menkeu, seperti dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2017.

Dengan disahkannya RUU RAPBN 2018 menjadi UU, maka asumsi makro untuk pertumbuhan ekonomi dipatok sebesar 5,4 persen, tingkat inflasi sebesar 3,5 persen, nilai tukar rupiah dengan rata-rata Rp13.400 per US$, suku bunga SPN 3 bulan ditetapkan sebesar 5,2 persen.

Selanjutnya, terkait Indonesian Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah sebesar US$48 per barel, lifting minyak sebesar 800 ribu barel per hari, lifting gas bumi 1,2 juta barel setara minyak. Untuk target pembangunan ekonomi, angka pengangguran ditetapkan 5-5,3 persen, untuk tingkat kemiskinan sebesar 9,5-10 persen.

Sedangkan untuk rasio Gini menjadi 0,38, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditetapkan 71,5. Belanja negara ditetapkan sebesar Rp2.220,6 triliun, sementara penerimaan negara sebesar Rp1.894,7 triliun maka, defisit anggaran Rp325,9 triliun atau 2,19 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

2 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

2 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

3 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

3 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

3 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

4 hours ago