News Update

Menkeu: Perbankan Indonesia Cukup Tahan Banting

Jakarta – Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani memuji daya tahan industri perbankan Indonesia yang cukup tahan banting menghadapi berbagai gejolak. Walau begitu, dirinya tetap punya catatan terhadap industri perbankan, terutama terkait cepatnya perkembangan fintech yang bisa mendisrupsi bisnis perbankan.

Pondasi utama industri keuangan, kata Sri Mulyani tetap trust dan confidence. Apapun bisnis modelnya, apapun paltformnya, termasuk kolaborasi dengan fintech, kedua hal tersebut harus tetap dijaga.

“Anda bisa menggunakan approach apapun tapi pondasinya tetap sama. Good corporate governance (GGC) harus dikedepankan. Teknologi bisa digunakan untuk membantu meningkatkan pelayanan,” kata Sri Mulyani saat menjadi keynote speaker di Indonesia Banking Expo (IBEX) 2018.

Saat ini hasil survei menunjukkan, GCG industri perbankan masih dikategorikan “baik”. Sri Mulyani mendorong agar lebih ditingkatkan menjadi “baik sekali”.

Ia juga mendorong industri perbakan untuk memunculkan culture yang inovatif dan kreatif. Industri pun harus mau berinvestasi di sektor sumber daya manusia (SDM) agar siap bekerja dan bersaing di era digital.

“Kondisi saat ini menuntut kita punya kemampuan adaptif dan fleksibilitas yang kuat. Itu yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan yang terjadi dengan cepat,” imbuhnya. (Ari A)

Suheriadi

Recent Posts

Langkah Allianz Indonesia Dukung Kanal Distribusi Keagenan dan Bancassurance

Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More

25 mins ago

Pertama di Indonesia, BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar

Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More

47 mins ago

126.796 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan via Coretax per 12 Januari 2026

Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More

50 mins ago

Investor Simak! Ini Sektor yang Diproyeksi Moncer di Tahun Kuda Api

Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More

1 hour ago

IHSG Rebound, Dibuka Menguat ke Posisi 8.934

Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More

3 hours ago

Geopolitik Memanas, DBS Ungkap 2 Aset Investasi Paling Diuntungkan

Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More

4 hours ago