Jakarta – Kementerian Keuangan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kunjungan inspeksi kerja ke lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser, Kalimantan Timur. Dalam kunjungannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pembangunan IKN beserta infrastrukturnya sudah sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia.
Menkeu mengungkapkan, penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi tetap jadi prioritas dalam penyusunan anggaran negara. Pihaknya akan menyeimbangkan antara pemulihan ekonomi dan pembangunan IKN agar tetap bisa berjalan bersama-sama.
“Ini merupakan proses pembangunan Ibu Kota Negara baru yang luar biasa rumit dan menantang. Dari segi pembiayaan dan keuangan negara, juga perlu dirancang secara cermat dan hati-hati agar tujuan pembangunan IKN dapat tercapai namun tetap terjaga stabilitas dan sustainabilits keuangan negara,” jelas Sri Mulyani pada unggahan media sosialnya, dikutip 7 Januari 2021.
Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat menjadi titik mula pemulihan ekonomi, pasca Covid-19. Perhitungan dan pemenuhan kebutuhan anggaran IKN akan tetap sejalan dengan konsolidasi fiskal pasca-pandemi Covid-19.
“APBN kita harus dijaga secara sangat hati-hati sehingga kita bisa menjaga berbagai kebutuhan negara, seperti penanganan covid, pemulihan ekonomi, melindungi secara sosial dan mengantisipasi gejolak global,” tambahnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More