News Update

Menkeu Pastikan Penegasan Kontrak Bank Persepsi Pekan Ini

Jakarta–Pemerintah memastikan akan menyerahkan kontrak bank persepsi kepada bank yang ditunjuk pemerintah dan memenuhi syarat dalam kontrak bank persepsi atau bank penampung dana repatriasi tax amnesty.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengaku, pada pekan ini atau hari Kamis (28/7) kontrak bank persepsi kepada bank yang ditunjuk pemerintah akan segera ditandatangani oleh bank-bank yang memenuhi syarat dalam kontrak tersebut.

“Mungkin Kamis besok (tandatangan kontrak) pas ada acara sosialisasi di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa, 26 Juli 2016.

Namun demikian, pihaknya belum bisa menyebutkan berapa bank lagi yang akan menandatangani kontrak sebagai bank persepsi tersebut. Kendati begitu, dia menekankan, bahwa bank yang ditunjuk oleh pemerintah merupakan bank yang sudah memenuhi syarat yang diberikan pemerintah.

“Yaa nanti. Pak Robert Pakpahan (Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu) belum lapor ke saya. Tapi yang pasti akan ada beberapa bank. Yang penting bank itu sudah memenuhi syarat dan apakah sudah selesai semua belum,” tegasnya.

Sejauh ini pemerintah baru meneken kontrak dengan empat bank persepsi, yang terdiri dari tiga bank BUMN dan satu bank swasta. Tiga bank BUMN tersebut adalah Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI. Sementara satu bank swasta yang sudah menjadi bank persepsi adalah Bank BCA. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago