Menkeu Minta Setiap Kementerian dan Lembaga Ikuti Arahan BPK

Jakarta – Dalam mengelola keuangan negara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar setiap kementerian dan lembaga tetap sesuai dalam jalur yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Salah satu indikatornya adalah dengan mempertimbangkan masukan-masukan yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Saya berharap seluruh kementerian dan lembaga pemerintah daerah untuk terus melihat temuan-temuan BPK dan memperbaiki berdasarkan rekomendasi apa yang sudah disampaikan BPK dan para auditornya,” ujar Menkeu pada paparan virtualnya, Selasa, 14 September 2021.

Asal tahu saja, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Adapun rinciannya, yaitu 97,7% atau 84 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dari 86 LKKL dan satu Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) beropini WTP. Opini WTP juga diberikan kepada 89,7% atau 486 pemerintah daerah (pemda) dari 542 pemda yang tersebar di 33 provinsi, 88 pemerintah kota, dan 365 pemerintah kabupaten.

Sri Mulyani juga berterima kasih kepada setiap kementerian dan lembaga yang terus mengkomunikasikan akuntabilitas laporan keuangan negara melalui berbagai media. Beberapa diantaranya adalah kanal-kanal media sosial seperti, Instagram, Whatsapp, dan TikTok.

“Rakyat tidak selalu membaca laporan keuangan secara teknik akuntansi, namun rakyat selalu ingin tahu apa yang dilakukan pemerintah dengan keuangan negara. Saya berterima kasih kepada seluruh kementerian yang ikut mempromosikan akuntabilitas secara inovatif dan kreatif,” ucapnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

5 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

8 hours ago