Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada jajarannya untuk terus mampu menyampaikan informasi ke publik dengan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, hal ini tidak bisa dicapai hanya dengan memberikan data yang belum diolah ke masyarakat luas karena akan sulit untuk dicerna.
“Keterbukaan informasi tidak hanya sekadar memberikan data. Bahkan kita harus bekerja lebih keras lagi untuk menjelaskan, mengedukasi, dan memberi bukti atau ilustrasi atas informasi tadi,” jelas Menkeu secara virtual, Selasa, 3 Agustus 2021.
Sri Mulyani mencontohkan, kebijakan pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat. Pemerintah harus menjelaskan kepada publik dengan cara sekreatif mungkin agar masyarakat paham bahwa penerapan PPKM adalah untuk kebaikan bersama.
“Saya minta temen-temen di kemenkeu untuk tidak berhenti dalam memikirkan bagaimana mempresentasikan data, fakta, informasi, dokumentasi secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga memberikan penghargaan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tingkat I yang paling informatif. Adapun PPID tingkat I tersebut adalah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorak Jenderal Anggaran. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More