Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada jajarannya untuk terus mampu menyampaikan informasi ke publik dengan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, hal ini tidak bisa dicapai hanya dengan memberikan data yang belum diolah ke masyarakat luas karena akan sulit untuk dicerna.
“Keterbukaan informasi tidak hanya sekadar memberikan data. Bahkan kita harus bekerja lebih keras lagi untuk menjelaskan, mengedukasi, dan memberi bukti atau ilustrasi atas informasi tadi,” jelas Menkeu secara virtual, Selasa, 3 Agustus 2021.
Sri Mulyani mencontohkan, kebijakan pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat. Pemerintah harus menjelaskan kepada publik dengan cara sekreatif mungkin agar masyarakat paham bahwa penerapan PPKM adalah untuk kebaikan bersama.
“Saya minta temen-temen di kemenkeu untuk tidak berhenti dalam memikirkan bagaimana mempresentasikan data, fakta, informasi, dokumentasi secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga memberikan penghargaan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tingkat I yang paling informatif. Adapun PPID tingkat I tersebut adalah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorak Jenderal Anggaran. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More