Defisit Anggaran Pemerintah Mencapai Rp55,1 triliun
Jakarta–Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, sampai dengan 5 Februari 2016, defisit anggaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 mencapai Rp70 triliun.
“Pembiayaan lebih disiapkan sejak akhir tahun dengan skema pre funding. Defisit itu mencapai Rp70 triliun,” ujar Menkeu Bambang Brodjonegoro, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2016.
Bambang merincikan, untuk penerimaan negara sudah mencapai Rp94,9 triliun yang meliputi perpajakan sebesar Rp78,8 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp16,1 triliun.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada penerimaan pajak, kata dia, pajak penghasilan (PPH) Migas mencapai Rp2,8 triliun, sedangkan pajak non migas mencapai Rp70,5 triliun dan Bea Cukai Rp5,4 triliun.
“Kami sudah cek ke DJP dan DJBC agak sedikit turun tapi Maret ini akan recover karena seperti penyempaian akan membaik, dan bea cukai pembelian pita cukai lebih banyak Maret karena Januari sudah beli di akhir tahun kemarin,” ucapnya.
Sementara untuk belanja negara sudah mencapai Rp164,9 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp64,8 triliun yang terdiri dari belanja Kementerian Lembaga (KL) Rp27,8 triliun dan non KL sebesar Rp37 triliun.
“Kemudian untuk transfer daerah itu sudah mencapai Rp100,1 triliun,” tutup Bambang. (*) Rezkiana Nisaputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More