Proyek Infrastruktur; Dua alternatif pendanaan. (Foto: Erman)
Akan ada transisi dari booming ekonomi barang komoditas ke booming infrastruktur. Hal itu didorong oleh pembangunan infrastruktur besar-besaran yang dilakukan Indonesia. Apriyani Kurniasih.
Jakarta – Melihat kondisi turunnya harga barang komoditas saat ini, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro melihat bahwa ini adalah transisi dari booming ekonomi barang komoditas ke booming infrastruktur.
Menkeu mengingatkan, akan ada pembangunan infrastruktur besar-besaran di Indonesia yang nantinya akan menjadi booming ekonomi baru.
“Assessment awal larinya ke sana, gap infrastruktur kita sangat besar, kalau di dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), kebutuhan pembiayaan infrastruktur 5 tahun kita dibutuhkan sekitar Rp5 ribu triliun,” ungkap Menkeu .
Ia menambahkan, saat ini, infrastruktur bukan lagi kegiatan yang hanya dilaksanakan oleh pemerintah. Infrastruktur sekarang sudah menjadi bisnis yang besar dan berdiri sendiri.
Ke depan, Indonesia tidak lagi hanya mempromosikan bisnis tambang dan perkebunan kepada investor, karena bidang infrastruktur merupakan peluang bisnis yang tepat. “Infrastruktur harus jadi pilihan bisnis bagi pengusaha indonesia maupun pengusaha asing yang mau berbisnis di Indonesia,” ujarnya.
Melihat potensi booming di masa depan tersebut, Menkeu mengajak para pengusaha besar barang komoditas di Indonesia untuk mulai beradaptasi ke bisnis infrastruktur. Menkeu mencontohkan, pengusaha batubara dapat masuk ke industri hilirnya, yaitu dengan beralih ke pembangkit listrik tenaga batubara. Pengusaha sawit, lanjutnya, dapat masuk ke produk turunannya yang bermacam macam. Sementara, pengusaha tambang dapat masuk ke industri smelter ataupun produk lanjutannya, seperti industri besi dan baja.
“Produksi komoditas tetap harus dijaga dan ditingkatkan outputnya, namun bukan untuk orientasi ekspor atau dijual langsung, tetapi untuk menjadi input proses produksi selanjutnya,” tegas Menkeu.
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More