Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, Pemerintah telah mengalokasikan pagu anggaran Dana Alokasi Umum atau DAU sebesar Rp390,29 triliun atau 30,8% dari pendapatan dalam negeri (PDN) neto.
Adapun alokasi DAU 2021 tercatat lebih tinggi dari pagu anggaran DAU 2020 sesuai Perpres 72 Tahun 2020 yang sebesar Rp384,4 triliun atau 35,3% terhadap PDN neto.
Menurutnya, instrumen DAU itu dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas layanan publik di daerah, agar tidak terjadi perbedaan mencolok antara daerah-daerah yang memiliki kapsitas fiskal besar, dengan yang kurang.
“Salah satu faktornya DAU ini menjadi salah satu faktor untuk memperbaiki layanan publik daerah-daerah yang kurang baik kapasitas fiskalnya, sehingga mereka makin baik memberikan pelayanan pada masyarakat dan perbaikan SDM,” kata Sri Mulyani saat Rapat Virtual Komite IV DPD RI, di Jakarta, Rabu 9 September 2020.
Dia menuturkan 25% dana transfer umum itu, diperuntukan sebagai pemulihan atas dampak Covid-19. Hal itu karena dia menilai dampak covid telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan.
Selain itu, pemerintah meminta alokasi anggaran itu untuk penciptaan lapangan kerja, melalui pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Sebagai informasi saja, DAU masuk dalam anggaran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dimana Pemerintah telah merencanakan anggaran TKDD pada tahun 2021 sebesar Rp796,3 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More