Jakarta – Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian perempuan terbesar di dunia. Berlandaskan hal tersebut Budi Gunadi Sadikin, selaku Menteri Kesehatan (Menkes) menetapkan vaksin kanker serviks atau human papilloma virus (HPV) sebagai salah satu vaksin wajib di Indonesia dan akan diberikan secara gratis kepada masyarakat umum sasaran vaksin nasional.
Budi yang akrab disapa BGS ini mengatakan, vaksin kanker serviks merupakan salah satu tindak pencegahan yang dilakukan pemerintah terhadap bahaya kanker serviks yang rentan menyerang perempuan. Selain menjadi penyakit yang mematikan, kanker serviks juga merupakan salah satu jenis penyakit yang pengobatannya terbilang mahal.
“Jadi vaksinasi itu kan sifatnya mencegah, bukan mengobati orang sakit. Kan kita nanti akan lebih banyak [vaksin] bukan HPV aja kan dan beberapa vaksin lainnya,” ujar Budi.
Vaksin kanker serviks akan dibagikan secara gratis dan wajib mulai 2023 mendatang dengan ditujukan untuk perempuan segala usia khususnya dewasa muda. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More