Jakarta – Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian perempuan terbesar di dunia. Berlandaskan hal tersebut Budi Gunadi Sadikin, selaku Menteri Kesehatan (Menkes) menetapkan vaksin kanker serviks atau human papilloma virus (HPV) sebagai salah satu vaksin wajib di Indonesia dan akan diberikan secara gratis kepada masyarakat umum sasaran vaksin nasional.
Budi yang akrab disapa BGS ini mengatakan, vaksin kanker serviks merupakan salah satu tindak pencegahan yang dilakukan pemerintah terhadap bahaya kanker serviks yang rentan menyerang perempuan. Selain menjadi penyakit yang mematikan, kanker serviks juga merupakan salah satu jenis penyakit yang pengobatannya terbilang mahal.
“Jadi vaksinasi itu kan sifatnya mencegah, bukan mengobati orang sakit. Kan kita nanti akan lebih banyak [vaksin] bukan HPV aja kan dan beberapa vaksin lainnya,” ujar Budi.
Vaksin kanker serviks akan dibagikan secara gratis dan wajib mulai 2023 mendatang dengan ditujukan untuk perempuan segala usia khususnya dewasa muda. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More