Jakarta – Menter Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim, sudah ada 94 juta masyarakat Indonesia yang di vaksin Covid-19 hingga awal Oktober 2021. Capaian ini sekaligus menempatkan Indonesia di urutan kelima dunia sebagai negara yang masyarakatnya paling banyak divaksinasi.
“Dari sisi vaksinasi, per hari ini sudah 94 juta orang Indonesia yang divaksinasi dosis pertama. Indonesia ada di ranking ke 5 dunia,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta.
Menkes Budi melaporkan hingga saat ini total suntikan vaksin Covid-19 sudah mencapai 148 juta dosis. Angka suntikan harian juga sempat menembus 2 juta suntikan per hari di September 2021 lalu. Target ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin terus menggenjot angka vaksinasi harian.
Kemudian, stok vaksin juga masih terpantau aman. Kemenkes mencatat masih ada sebanyak 70 juta stok vaksin Covid-19. Adapun dari sebanyak 222 juta dosis yang sudah diterima Pemerintah Indonesia, 193 juta di antaranya sudah didistribusikan ke daerah, dan 148 juta dosis sudah disuntikkan.
Sebagai informasi, hasil Sensus Penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020 mengungkapkan, ada 270,20 juta jiwa masyarakat yang tengah menunggu vaksinasi Covid-19. Pemerintah menargetkan 70% dari angka tersebut untuk divaksinasi agar kekebalan kelompok dapat tercipta. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More