News Update

Meningkatkan Stabilitas Pasar Finansial Melalui Investor Lokal

Jakarta – Pasar Finansial Indonesia saat ini masih rentan oleh gejolak pasar yang terjadi di ranah global. Untuk itu, stabilitas pasar finansial perlu ditingkatkan, salah satu caranya adalah dengan memperluas basis investor domestik, yaitu investor ritel dan institusi lokal.

Roy Sembel, Profesor Keuangan dan Investasi, IPMI Internasional Business School menilai, peranan investor lokal saat ini, terutama investor institusi lokal belum memiliki pendalaman finansial yang ideal. Untuk itu, peran investor institusi lokal harus ditingkatkan, sekaligus menambah partisipasi investor ritel yang teredukasi rasional.

Menurutnya, investor institusi lokal, seperti perusahaan asuransi dan bank, memiliki pendanaan yang besar yang mampu menopang stabilitas pasar finansial. Dengan investor domestik yang kuat, pasar finansial akan lebih stabil dari gejolak global.

“Kenapa investor institusi lokal penting? karena dengan potensi dana yang besar, kita bisa meningkatkan stabilitas dan likuiditas di pasar finansial,” jelas Roy dalam InfobankTalkNews Media Discussion bertema ‘Peran Investor Institusi Lokal Dalam Rangka Pendalaman Finansial Instrumen Saham & Surat Berharga Negara’ yang digelar secara virtual, Rabu, 10 Maret 2021.

Pasar finansial yang stabil akan mampu menjadi sumber pendanaan potensial bagi negara. Dengan demikian, kebutuhan akan pendanaan besar untuk pembangunan seperti infrastruktur, sistem kesehatan, dan pendidikan akan mampu terpenuhi. Jika kebutuhan tersebut terpenuhi, Indonesia akan mampu untuk semakin berkembang lebih maju lagi. (*) Evan Yulian Philaret

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

9 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

27 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

3 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

4 hours ago