CSR

Meningkatkan Rasa Sosial dan Ekonomi di Tengah Pandemi Lewat CSR

Jakarta – Perusahaan harus memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan ataupun masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR) yang tujuannya untuk mengembangkan lingkungan serta memperbaiki kehidupan masyarakat hingga pada proses pembangunan ekonomi.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, Program CSR sangat berperan besar dalam meningkatkan mutu dan mengembangkan ekonomi masyarakat terutama dalam masa sulit di musim pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Di masa pandemi, rasa sosial harus ditingkatkan dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Dalam pandemi ini rasa sosial kita terus ditingkatkan, berusaha untuk membantu masyarakat dan semangat partisipasi,” kata Bamsoet dalam sambutannya pada acara CSR Award bertema Teropong CSR Award (TCA) 2020 yang digelar Teropong Senayan secara virtual melalui Zoom, di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2020.

Bamsoet yang juga sebagai Ketua Juri TCA 2020 mengungkapkan, dengan adanya acara CSR Award ini, diharap dapat menjadi batu loncatan untuk para perusahaan agar terus memberikan bantuan kepada masyarakat melalui program CSR. Selain meningkatkan bisnisnya, perusahaan juga memberikan dampak bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan di sekitar wilayah perusahaan.

Di sisi lain, kegiatan CSR juga menjadi penguat hubungan antara perusahaan, pemerintah, dengan masyarakat berdasarkan prinsip saling menguntungkan (kemitraan). Ia menilai, jika setiap perusahaan menjalankan CSR-nya secara baik, niscaya tak akan terjadi konflik antara perusahaan dengan masyarakat. Hal ini sangat penting bagi perusahaan untuk tak sekadar memandang CSR sebagai pengeluaran atau beban biaya.

“Memandang CSR harus sebagai bagian dari pembangunan bangsa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya lagi.

Atas dasar itu, Teropong Senayan memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berkontribusi dalam pelaksanaan CSR. Penghargaan diberikan kepada beberapa perusahaan BUMN dan Swasta yang memiliki komitmen besar terhadap kepedulian sosial. Bamsoet menyatakan, penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk terus meningkatkan brand mereka melalui sejumlah program CSR.

“Saya secara pribadi ucapkan selamat kepada para pemenang CSR Award 2020. Perusahaan yang belum mendapatkan penghargaan ini, semoga pada kesempatan dilain bisa menerima penghargaan ini,” ucapnya.

Proses panjang telah dilakukan oleh tim lima orang juri. Mereka adalah, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang, Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Jakarta Mahir Yahya Bayasut, Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rolas Budiman Sitinjak, Akademisi Bidang Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat IPB, Mahmudi Siwi.

Menurutnya, di tangan merekalah perusahaan-perusahaan di Indonesia dijaring menggunakan metode crawling data dengan meriset sejumlah pemberitaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Beberapa data yang terkumpul kemudian dijadikan indikator untuk kategori penghargaan hingga ditentukan perusahaan yang berhak memperoleh predikat Teropong CSR Award 2020.

Pada hari puncak penganugerahan Teropong CSR Award 2020, terdapat 13 perusahaan yang berhasil memenangkan dan dinilai memiliki kualitas penilaian tertinggi. Berikut daftar perusahaannya:

  1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  2. PT Pertamina (Persero)
  3. PT Hutama Karya (Persero)
  4. PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
  5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk
  6. PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance Tbk
  7. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  8. PT Food Station Tjipinang Jaya
  9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  10. PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) TbkK
  11. Perumda Pasar Jaya
  12. PT Smartfren Telecom Tbk
  13. PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tbk

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

3 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

5 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

5 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

5 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago