Analisis

Menilik Pengaruh Naiknya Inflasi di Bulan April

Nilai tukar USD tambahnya terus melemah karena serangkaian data ekonomi yang tidak menggembirakan dari AS sehingga investor mempertanyakan apakah Fed akan meningkatkan suku bunga AS lagi tahun ini.

Sentimen akan Donald Trump pun tampak semakin melemah karena pasar meragukan kemampuannya untuk melaksanakan proposal belanja fiskal.

Baca juga: Jaga Inflasi Administered Prices, BI Perkuat Koordinasi

Walaupun pasar bereaksi terhadap pengumuman pajak besar pekan lalu yang tidak banyak menjelaskan tentang reformasi pajak, perlu diingat bahwa dukungan terhadap reformasi yang diajukan, tidak berarti reformasi tersebut akan disahkan oleh kongres.

Perhatian kini akan tertuju pada rapat Fed dan data tenaga kerja AS pekan ini yang dapat menimbulkan volatilitas nilai tukar USD. Walaupun pasar memperkirakan bahwa Fed tidak akan mengubah suku bunga di bulan Mei, investor akan menganalisis rapat kali ini untuk mencari isyarat atau konfirmasi mengenai kenaikan suku bunga di bulan Juni. (*)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

1 hour ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

2 hours ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

2 hours ago

DPR Minta Evaluasi Coretax dan Strategi Penguatan Penerimaan Negara

Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More

2 hours ago

Keterbatasan Akses Pembiayaan Masih jadi Tantangan UMKM

Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

4 hours ago