News Update

Menguat 47 Poin, IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor baru dengan ditutup menguat 47,49 poin atau 0,74% ke level 6.429,69 pada perdagangan Selasa, 16 Januari 2018.

IHSG berhasil cetak rekor sepanjang masa, pasca ambruknya lantai mezzanine tower II atau selasar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.

Hal tersebut kembali menandakan efek musibah tersebut tidak ada pengaruhnya ke pasar saham.

Aksi beli kembali mewarnai laju indeks hari ini. Kondisi tersebut mendorong seluruh sektoral saham di lantai bursa kompak menguat.

Perdagangan saham hari ini sendiri berlangsung ramai dengan frekuensi 354.324 kali transaksi senilai sebesar Rp8,2 triliun. Sebanyak 175 menguat, 168 saham melemah dan 133 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp2.000 ke Rp84.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp650 ke Rp25.500, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp525 ke Rp6.325.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Matahari Department (LPFF) turun Rp375 ke Rp10.425, Bank Sinarmas (BSIM) turun Rp205 ke Rp670, Indosat (ISAT) turun Rp175 ke Rp5.600. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

12 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago