Oleh Budi Santoso SE. Ak. MForAccy. PGCS. CA. CFE. CPA (Aust.). QIA, Vice President ACPE Indonesia Chapter & Lecturer for Forensic Accounting Class at Sebelas Maret University
INDONESIA tengah menghadapi momen penting dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baru-baru ini, sejumlah BUMN mengajukan suntikan modal triliunan rupiah untuk berbagai proyek strategis.
Total Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diajukan mencapai Rp57,8 triliun untuk tahun 2024-2025. Artikel ini akan membahas secara mendalam motif, penggunaan, serta risiko dari suntikan modal tersebut, dengan fokus pada analisis transparansi dan potensi fraud.
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More