Keuangan

Mengenal Fitur Split Bill Gopay: Solusi Tagih Patungan Tanpa Ribet

Jakarta – GoPay unit bisnis Financial Technology dari PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO) memperkenalkan inovasi fitur Split Bill di aplikasi GoPay, yang memfasilitasi pengguna dapat memfoto struk, menagihkan, dan membayar di satu aplikasi.

Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius mengatakan, fitur ini lahir dari pengalaman yang sering ditemui masyarakat. Yakni, sering kali menyulitkan apabila harus menghitung secara manual pembagian tagihan yang harus dibayarkan bersama.

“Fitur Split Bill ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai pengeluaran bersama mulai dari patungan saat makan bareng teman di restoran atau tempat kumpul-kumpul lainnya, bayar arisan, pengeluaran selama liburan hingga berbagi tagihan rutin bulanan lainnya,” kata Kelvin dalam acara Peluncuran Gopay Split Bill, Kamis, 3 Oktober 2024.

Baca juga: GoPay Gratiskan Biaya Transaksi QRIS untuk UMKM

Sebagai contoh, fitur Split Bill di aplikasi GoPay menjadi solusi praktis untuk menghitung otomatis pembagian nominal yang harus dibayar oleh masing-masing teman saat makan bareng. Penghitungan otomatis ini mencakup nominal pemesanan makanan dan minuman, pajak, dan biaya layanan restoran. 

Split Bill memudahkan pengguna untuk berbagi tagihan dengan sejumlah manfaat. Pertama, hitung struk otomatis, fitur Split Bill menggunakan teknologi kecerdasan buatan Optical Character Recognition (OCR) yang dikembangkan oleh tim internal GoTo.

“Cukup dengan memfoto struk, teks otomatis terbaca dengan akurasi lebih dari 90 persen,” tambah Kelvin.

Teknologi OCR by GoTo AI yang ditanamkan dapat memproses penghitungan secara otomatis sesuai nominal setiap anggota patungan.

“Fitur inovatif Split Bill di aplikasi GoPay merevolusi cara kita membagi pengeluaran bersama dengan lebih akurat tanpa harus menghitung manual dan tanpa perlu pakai kalkulator,” ujar Kelvin.

Baca juga: Perluas Akses Layanan, GoPay Later Kini Hadir di ShopTokopedia 

Patungan jadi gampang

Terdapat dua opsi split bill lewat aplikasi GoPay. Pertama, pengguna tinggal memfoto struk pembayaran untuk perhitungan jumlah patungan secara otomatis. Cara kedua, melalui metode tanpa struk, pengguna dapat membagi nominal secara merata alias berbagi tagihan sesuai kebutuhan.

Kedua, tidak canggung lagi tagih utang, sehingga bisa tagih langsung lewat aplikasi. Disadari atau tidak, dalam budaya Indonesia, urusan tagih-menagih utang kerap menjadi polemik yang sering membuat canggung.

“Kita tidak perlu repot lagi memikirkan uang harus ditransfer lewat mana dan ke rekening mana, karena semuanya sudah terintegrasi di aplikasi GoPay. Jika teman yang ditagih belum memiliki aplikasi GoPay maupun Gojek, notifikasi tagihan akan dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp,” ungkapnya.

Ketiga, cek status pembayaran tagihan dengan mudah. Saat Split Bill berhasil dibuat, anggota patungan akan menerima rincian tagihan dalam bentuk notifikasi “Bayar Split Bill” di aplikasi GoPay mereka. 

“Anggota patungan bisa langsung memproses pembayaran tanpa perlu tanya nomor rekening, cukup dengan konfirmasi nomor ponsel tujuan. Notifikasi otomatis akan muncul di akun GoPay sehingga tidak perlu repot mengirim bukti transfer lagi,” imbuhnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

35 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

58 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago