Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI
DANA Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) baru saja mengumumkan laporan World Economic Outlook (WEO) edisi April 2023 tentang outlook pertumbuhan ekonomi global 2023 dan 2024. Menurut IMF, ekonomi dunia masih belum pulih dari pergolakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam tiga tahun terakhir, dan gejolak perbankan baru-baru ini telah meningkatkan ketidakpastian.
Untuk itu, IMF memperkirakan pertumbuhan output global turun dari 3,4% tahun lalu (2022) menjadi 2,8% pada 2023, sebelum naik menjadi 3% pada 2024. Sebagian besar perkiraan lainnya tidak berubah dari proyeksi Januari.
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dalam… Read More
Jakarta - Tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) diyakini akan mengubah perdagangan global… Read More
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More