Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI
DANA Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) baru saja mengumumkan laporan World Economic Outlook (WEO) edisi April 2023 tentang outlook pertumbuhan ekonomi global 2023 dan 2024. Menurut IMF, ekonomi dunia masih belum pulih dari pergolakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam tiga tahun terakhir, dan gejolak perbankan baru-baru ini telah meningkatkan ketidakpastian.
Untuk itu, IMF memperkirakan pertumbuhan output global turun dari 3,4% tahun lalu (2022) menjadi 2,8% pada 2023, sebelum naik menjadi 3% pada 2024. Sebagian besar perkiraan lainnya tidak berubah dari proyeksi Januari.
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More