Di India, rombongan Jamkrindo yang terdiri atas perwakilan dari Kementerian BUMN dan Otoritas Jasa Keuangan yang akan mengunjungi beberapa perusahaan pergudangan, perusahaan penjaminan, dan lembaga keuangan di Mumbai. Jamkrindo juga akan melakukan kerja sama dan menandatangani memorandum of understanding dengan dua perusahaan penjaminan di India yaitu Credit Guarantee Fund Trust Small Medium Enterprise dan National Credit Guarantee Trustee Company. “Ini kerja sama business to business dengan perusahaan penjaminan di India,” ujar Diding.
Sebelumnya, rombongan juga bertemu dengan Rizali W. Indrakesuma Duta Besar Indonesia untuk India, di gedung kedutaan di New Delhi. “Kami tentu mendukung apa yang dilakukan Jamkrindo untuk mendukung agenda pemerintah dalam hal mekanisme sistem penjaminan resi gudang. Pertanian di India sudah well organized karena ketularan dari negara-negara lain,” ujarnya. (*) Karnoto Mohamad
Page: 1 2
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More