Di India, rombongan Jamkrindo yang terdiri atas perwakilan dari Kementerian BUMN dan Otoritas Jasa Keuangan yang akan mengunjungi beberapa perusahaan pergudangan, perusahaan penjaminan, dan lembaga keuangan di Mumbai. Jamkrindo juga akan melakukan kerja sama dan menandatangani memorandum of understanding dengan dua perusahaan penjaminan di India yaitu Credit Guarantee Fund Trust Small Medium Enterprise dan National Credit Guarantee Trustee Company. “Ini kerja sama business to business dengan perusahaan penjaminan di India,” ujar Diding.
Sebelumnya, rombongan juga bertemu dengan Rizali W. Indrakesuma Duta Besar Indonesia untuk India, di gedung kedutaan di New Delhi. “Kami tentu mendukung apa yang dilakukan Jamkrindo untuk mendukung agenda pemerintah dalam hal mekanisme sistem penjaminan resi gudang. Pertanian di India sudah well organized karena ketularan dari negara-negara lain,” ujarnya. (*) Karnoto Mohamad
Page: 1 2
Jakarta - Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Kamis, 4 April… Read More
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dalam… Read More
Jakarta - Tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) diyakini akan mengubah perdagangan global… Read More
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More