Sentimen terhadap USD saat ini luar biasa bullish dan optimisme bahwa kepemimpinan Donald Trump akan memerkuat pertumbuhan ekonomi AS memastikan bahwa mata uang ini terus berkibar.
Data ekonomi AS berulang kali membuktikan stabilitas ekonomi dan seluruh pejabat Fed mengeluarkan penyataan bernada hawkish sehingga dolar semakin menjadi primadona.
Rilis notulen rapat FOMC Rabu ini akan menarik perhatian pasar karena mungkin dapat memberikan kejelasan final yang dibutuhkan untuk memastikan ekspektasi kenaikan suku bunga AS di bulan Desember.
Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar bullish pada rentang waktu harian karena secara konsisten level tertinggi yang lebih tinggi dan level terendah yang lebih tinggi.
Level resistance sebelumnya yaitu 100.50 dapat berubah menjadi level support tegas yang mengundang investor bullish untuk membuka jalan menuju 102.00. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Kebijakan Trump Picu Gejolak Perekonomian Global)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS)… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More
Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More
Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More
Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More
Poin Penting Empat BPR/BPRS dilikuidasi akibat dampak bencana di wilayah Sumatra, dengan kondisi terparah dialami… Read More