Menaker: Indonesia Perlu Perbanyak Program Vokasi

Jakarta – Indonesia dibawah pemerintahan Jokowi-Maruf menyatakan akan berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Menanggapi hal ini, Menteri Ketenagakerjaan, Muh. Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah tengah menggalakkan program pendidikan vokasi.

“Strategi kita untuk mempercepat investasi tentu saja dengan menggenjot pendidikan dan pelatihan vokasi yang berorientasi pada demand driven yang berarti partisipasi dari industri harus diperkuat,” ujar Hanif di Jakarta, seperti dikutip Selasa, 24 September 2019.

Sebelumnya, Hanif menjelaskan ada tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan SDM, yaitu kualitas, kuantitas, dan persebaran. Soal kualitas Indonesia sudah cukup mumpuni. Namun, Ia mengakui bahwa Indonesia masih tertinggal dalam faktor kuantitas dan persebaran tenaga kerja.

“Memang, investasi SDM itu panjang namun itu tergantung pada strategi yang diambil. Bisa dengan pendidikan formal yang memang panjang. Tapi bisa dilakukan dengan vokasi yang lebih pendek. Inilah yang sedang dilakukan pemerintah,” ucap Hanif.

Agar persebaran tenaga kerja makin merata, pemerintah merancang skenario pelatihan jangka pendek dan menengah dengan pendidikan vokasi. “Untuk skenario pelatihan jangka pendek dan menengah, itu melalui pelatihan vokasi. Karena pelatihan vokasi itu pendek. Mulai dari seminggu, setahun, hingga dua tahun sudah menghasilkan tenaga kerja yang beraneka rupa,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa sekarang setiap tenaga kerja tak boleh berpuas diri dan harus aktif beradaptasi pada perkembangan zaman. “Jangan bilang anda aman. Jika anda tidak improve diri dan tak bisa menyesuaikan dengan perkembangan, anda mati,” pungkas Hanif. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

15 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

15 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

15 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

16 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

19 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

22 hours ago