Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom, Co-Founder dan Dewan Pakar Institute of Social, Economic and Digital/ISED)
SETELAH didera oleh pandemi COVID-19 selama hampir tiga tahun, berlanjut dengan krisis geopolitik di Ukraina yang belum juga berakhir, kini pertanyaan besar yang mengemuka adalah bagaimana arah kebijakan ekonomi global ke depan?
Pertanyaan tunggal di atas sangat relevan, mengingat pandemi dan perang di Ukraina telah menghancurkan perekonomian di sebagian besar negara di dunia dan semua benua, baik negara kaya, negara berkembang maupun negara berpenghasilan rendah.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More