Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom, Co-Founder dan Dewan Pakar Institute of Social, Economic and Digital/ISED)
SETELAH didera oleh pandemi COVID-19 selama hampir tiga tahun, berlanjut dengan krisis geopolitik di Ukraina yang belum juga berakhir, kini pertanyaan besar yang mengemuka adalah bagaimana arah kebijakan ekonomi global ke depan?
Pertanyaan tunggal di atas sangat relevan, mengingat pandemi dan perang di Ukraina telah menghancurkan perekonomian di sebagian besar negara di dunia dan semua benua, baik negara kaya, negara berkembang maupun negara berpenghasilan rendah.
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More