Teknologi

Memperkuat Indentitas Brand, Perusahaan Didorong Integrasikan Avatar Visual dan AR

Jakarta – Anak usaha WIR Group, yakni AR&Co mendorong pelaku industri menciptakan pengalaman pelanggan atau customer experience yang unik dan imersif, melalui integrasi avatar virtual dan autmented reality (AR). Strategi ini diyakini sejalan dengan kebutuhan bisnis, sekaligus untuk memperkuat indentitas brand perusahaan.

Penggunaan avatar virtual tidak boleh dipandang sebelah mata dalam era digital sekarang ini. Strategi ini bisa menjadi daya tarik bagi pengguna atau pelanggan, dan menciptakan keterikatan antara perusahaan dan konsumen.

Baca juga: Gandeng Rainbow Moto Builder, WIR Group Garap Industri Otomotif Lewat Teknologi Web 3.0

Karakter atau representasi digital individu, tidak lagi sebatas dalam dunia video game. Berkat dukungan teknologi, seperti kamera smartphone ataupun perangkat AR lainnya, misalnya di industri retail, pelanggan bisa menggunakan avatar mereka untuk mencoba berbagai pakaian atau aksesori secara virtual, tanpa harus pergi ke toko fisik. Selain meningkatkan kenyamanan, pelanggan bisa merasakan pengalaman unik saat berbelanja.

“Integrasi Avatar Virtual dan AR ini tidak hanya menghadirkan pengalaman yang menghibur dan inovatif, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada strategi branding perusahaan. Dalam era interaksi digital yang semakin mendominasi, integrasi ini memungkinkan brand untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat dan personal dengan konsumen mereka. Kami juga melihat perusahaan yang mampu beradaptasi cepat terhadap tren teknologi akan memiliki keunggulan kompetitif yang jelas,” tutur Juliwina, Head of Operation, AR&Co, dalam keterangan resmi, Jum’at, 29 September 2023.

Penggunaan avatar virtual dan AR diklaim bisa meningkatkan kepercayaan konsumen, terutama dalam era sekarang, yang makin dinamis dengan persaingan yang kian ketat. Dengan menyediakan fitur ini, AR&Co menunjukkan komitmennya untuk menjadi penyedia solusi teknologi inovatif yang mampu mengubah cara bisnis berinteraksi dengan konsumen.

Baca juga: AWS Akselerasi Bisnis Startup dan Ekosistem Digital Lewat Cloud Computing

Avatar virtual diyakini dapat memberikan dampak yang lebih besar di media sosial dan platform online lainnya. AR&Co sendiri telah berhasil bermitra dengan berbagai brand yang tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga berbagai negara di dunia.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi teknologi yang dapat mendorong batas-batas kreativitas serta memperkuat relasi brand dan konsumen demi menciptakan pengalaman yang tak terlupakan,” pungkas Juliwina. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago