News Update

Memanasnya Geopolitik Timur Tengah Diprediksi Buat Rupiah Kembali Melemah


Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (16/9) diprediksi masih akan mengalami pelemahannya seiring dengan masih berlanjutnya sentimen negatif ketidakpastian ekonomi global.

Hal tersebut seperti disampaikan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara ketika dihubungi oleh Infobank. Menurutnya memanasnya geopolitik Timur Tengah membuat investor ragu menanamkan modal.

“Risiko geopolitik yang memanas di timur tengah khususnya konflik Arab Saudi-Iran yang didorong oleh AS membuat investor menahan untuk masuk ke aset yang beresiko,” jelas Bhima di Jakarta, Senin 16 September 2019.

Selain itu, faktor kenaikan harga minyak secara signifikan diatas 11% (US Brent) akibat serangan di kilang minyak Arab Saudi juga dikhawatirkan membuat investor khawatir defisit migas Indonesia akan melebar.

Sebagai informasi, pada perdagangan pada pagi hari ini, (16/9) Kurs Rupiah berada di level Rp14.010/US$ posisi tersebut melemah bila dibandingkan penutupan perdagangan Jumat kemarin (13/9) yang masih berada di level Rp13.967/US$.

Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (16/9) kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.020/ US$ menguat dari posisi Rp13.950/US$ pada perdagangan Jumat kemarin (13/9). (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

8 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

8 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

8 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

9 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

9 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

9 hours ago