Perbankan

Melihat Kebutuhan Konsumen Dalam Pengembangan Ekosistem Digital

Jakarta – Pengembangan ekosistem digital kini tengah menjadi sorotan. Lembaga perbankan pun dituntut untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekosistem digital tersebut. Namun, salah satu lembaga bank di Tanah Air dengan inovasi teknologi terdepan, DBS Indonesia, menekankan perlunya melihat kebutuhan konsumen dalam pengembangan ekosistem digital oleh perbankan.

“Kalau kita bicara ekosistem. Sekarang ini pertanyaannya gini, apa sih yang sedang dihadapi. Dalam arti gini, kita kalau bicara ekosistem, kita kan berada dalam kolaborasi nih, berada dengan banyak pihak. Nah, kita harus balik lagi tuh kebutuhan mereka apa,” ujar Chief Operating Officer DBS Indonesia Aryo Bimo Notowidigdo, kepada Infobanknews, belum lama ini di Jakarta.

Menurutnya, kebutuhan perusahaan digital seperti startup atau fintech sangatlah beragam. Dan lembaga perbankan perlu menimbang mana kebutuhan yang dapat dipenuhi dan mana yang tidak. Malah, jelas dia, kebutuhan permodalan adalah kebutuhan terakhir yang perbankan perlu penuhi.

“Kalau misalnya kebutuhan mereka modal, mungkin bisa, mungkin tidak. Kebutuhan mereka financing, kebutuhan mereka API, kebutuhan mereka jasa keuangan. Macam-macam kita lihat nih. Maksud saya gini, yang namanya kebutuhan startup/fintech itu kan banyak, tinggal kita lihat nih kebutuhan apa yang bisa kita penuhi. Menurut saya itu kalau kita harus kasih modal, itu justru the last point,” jelasnya. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

58 mins ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

3 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

4 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook RI, Purbaya: Hanya Jangka Pendek

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More

4 hours ago